Sebelum Anda Menggunakan Folding Door, Ketahuilah dan Pertimbangkanlah Hal-Hal Berikut Ini

Anda memiliki garasi atau ruko pribadi? Jenis pintu apa yang biasanya sering dipakai? Ya, secara umum, garasi dan ruko memakai jenis pintu lipat atau folding door.

Pintu lipat bisa dipakai untuk partisi contohnya pada ruang kelas yang kita temukan di beberapa sekolah-sekolah di Jakarta. Pintu lipat ini digunakan untuk membagi satu ruang kelas menjadi dua dengan fungsi berbeda.

Folding Door

Memang banyak orang yang menyamakan pintu lipat dengan partisi karena fungsinya sama yaitu menyekat antara dua ruangan. Jadi, kita bisa menyebutnya partisi atau pintu lipat. Namun, terkadang pintu lipat bisa disebut dengan folding gate apabila terletak di pintu masuk garasi atau toko seperti yang selalu Anda lihat pada gerai-gerai waralaba di dekat tempat tinggal Anda. Ketika gerai itu tutup, pasti akan Anda temukan folding gate yang dirantai dan diberi gembok.

Tapi, pintu lipat jenis tertentu juga bisa dipasang untuk menambah kecantikan rumah Anda. Biasanya, pemilik rumah memasang pintu lipat dengan jenis bifold dan terbuat dari kaca. Tidak diragukan lagi, pintu lipat dapat membuat rumah Anda terasa lebih luas sesederhana apapun desainnya.

Namun, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memasang folding door supaya saat pemasangan tidak terjadi kendala yang tidak diinginkan. Beberapa pelanggan membeli pintu lipat karena saking tergodanya dengan iklan sehingga mereka tidak sadar bahwa pintu lipat itu tidak akan sesuai ekspektasi yang diiklankan.

Untuk itu, kami akan membagikan kepada Anda beberapa hal yang harus masuk ke dalam checklist Anda sebelum memasang pintu lipat. Harapannya agar pemasangan pintu lipat tersebut mewujudkan ekspektasi rumah yang nyaman untuk Anda.

Hal yang Harus Anda Ketahui dan Pastikan Sebelum Memasang Pintu Lipat

Pintu Lipat

1. Harga Produk

Harga pada produk pintu lipat sangat beranekaragam dan ditentukan berdasarkan tiga faktor yaitu ukuran, kualitas, dan bahan baku. Tambahan biaya kirim apabila barang yang dipesan lewat telepon atau online berasal dari luar kota. Misalnya, harga satu set pintu lipat kaca aluminium biasanya Rp1.250.000. Sedangkan untuk pintu VPC harganya Rp5.000 lebih mahal dari yang aluminium.

Selain empat faktor di atas, Anda juga dibebankan biaya jasa pengiriman barang dari perusahaan tersebut dan biaya pemasangannya kecuali bila Anda membawa dan memasangnya sendiri. Bahkan, untuk pengiriman barang atau instalasi, beberapa perusahaan meminta deposit pembayaran penuh saat pemesanan.

2. Bahan Baku

Selain memperhatikan harga, Anda harus mengetahui juga jenis bahan baku yang digunakan untuk memproduksi pintu lipat tersebut. Pastikan Anda memilih produk dengan bahan baku terbaik. Bila tidak, Anda akan menghadapi beberapa masalah di tengah-tengah pemakaian pintu lipat tersebut seperti pelapukan bila Anda memilih pintu lipat dengan kayu berkualitas rendah.

Lantas, apakah bahan terbaik yang bisa Anda pilih? Kami rekomendasikan untuk Anda memilih bahan aluminium. Pada umumnya, pintu aluminium memiliki komposisi yang kuat dan ringan sehingga cocok untuk pemakaian dalam jangka panjang.

3. Ukuran Pintu yang Cocok dengan Kusen

Ketahuilah dahulu ukuran pintu yang cocok dengan kusen yang ada. Misalnya, untuk pintu lipat aluminium, biasanya per papan atau panel memiliki luas lebar minimal 600 mm. Yang lebih lebar lagi berkisar antara 800 – 2400 mm. Kira-kira, kusen rumah Anda harus memiliki ruang minimal untuk tiga panel.

Untuk ukuran standar, biasanya luas pintu lipat aluminium adalah 1 x 2,8 m. Pokoknya, cocokkan dengan kusen rumah Anda.

Demikian beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum memasang pintu lipat di rumah. Semoga bermanfaat, ya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *